ads

Propellerads

Wednesday, December 28, 2016

SIAPA YANG TUHAN UJI


Apa Kabar Sahabat, Semoga Sehat Sealu,Terima Kasih Sudah Menyempatkan Waktu Untuk Mampir Ke Blog Saya,



Kali Ini Saya Tulis Tentang Jawaban Dari Pertanyaan Sahabat Saya, Dia Bertanya : Siapa Yang Tuhan Uji?

 Pertanyaan Ini Muncul Saat Ketika Sahabat Saya Sedang Berdiri Di Depan Sebuah Toko,Ia Melihat Seorang Perempuan Dengan Menggenakan Pakaian Yang Sangat Tidak Layak(Seperi Orang Gila),
Di Pundaknya Perempuan Itu Memikul Sebuah Karung Yang Berisi Barang Bekas,Saat Itu Ia Hampiri Perempuan Tersebut Dan Bertanya,

‘’Maaf Mbak,Mbak Dari Mana?’’Tanya Teman Saya.
Wanita Itupun Terlihat Takut Dan Seperti Enggan Berkomunikasi.
Lalu Teman Saya Pun Mencoba Menenangkannya.

‘’Mbak Gak Usah Takut Saya Gak Bermaksud Mengganggu Mba,Saya Cuman Pengen Tau Kenapa Mbak Seperti Ini,
Akhirnya Perempuan Itu Mau Berkomunikasidengan Temansaya,
‘’Saya Dari Kupang,Jawab Si Perempuan,’’Saya Kesini Karna Di Ajak Teman Sekampung Untuk Kerja,Tapi Sampai Di Jakarta Rante Sayadan Idetitas Saya Diaambil,Lalu Sayadi Bawa Dari Jakarta Ke Daerah Yang Saya Gaktau Itu Dimana,Dua Bulan Saya Jalan Gak Tau Arah Tujuan Hingga Akhirnya Saya Sampai Kesini,Selama Ini Saya Pura-Pura Gila Krna Saya Takut Di Jahatin Orang, Begitulah Ujar Siperempuan Itu.

Teman Saya Pun Serentak Kaget Mendengar Penjelasan Si Perempuan Itu,Akhirnya Dia Mencoba Menyakinkan Bahwa Si Perempuan Itu Masih Sehat akalnya,Denngan Menanyakan Nama Oang Tua Dan Alamat,
Dan Sungguh Memukul ternyata Orang Yang selama Ini Mungkin Di Anggap Gila Dia Ternyata Waras.

‘Terbayang Dalam pikiranya,Melewati 2 Bulan Berjalan kaki Tak Punya Bekal Dan Tujuan.
Perempuan Itu Bernama
Dina Mariana Seran
Ayahnya Bernama Karel Bian Seran Dan Ibunya Serleta Seko.
Dia Berasal Dari Dusun Rasusu Desa Takari Kecamatan Takari,
Dari Situ Teman Saya Benar-Benar Yakin,Ia Berpaling Dan Meneteskan Air Mata,Iapun Pulang Dan Meninggalkan Perempuan Itu.
Sampainya Di Rumah Teman Saya Berpikir,Siapa Yang Tuhan Uji, Apakah Dia Yang Kesusahan,Apa Aku Yang Melihatnya,Itu Yang Tak Henti Ia Pikirkan.

Ia Pun Mendatangi Kediamanku Lalu Menceritakan Yang Terjadi Tadipagi.
Ia Pun Membicarakan Pertanyaan Hatinyakepadaku, Aku Jawab Itu Dengan Nurani Dan Perasaan Ku,Jika Itu Benar Maka Semua Itu Karna Allah Swt,Tapi Jika Salah Itu Karna Aku Sendiri.

Aku Jawab Pertanyaanya, Setiap Manusia Tak Luput Dari Ujian.
Namun Tak Pernah Tau Apa Itu Ujian Atau Ajab,Namun Ketika Kita Di Uji ,Pasti Kita Tak Pernah Menyadarinya.

Ujian Dari Tuhan Terkadang Melewati Orang Lain,Ketika Orang Lain Di Uji,
Seperti Kita Melihat Orang Yang Kesusahan Di Jalan, Nah Mungkin Orang Tersebut Sedang Diuji Oleh Tuhan Dan Kita Pun Yang Melihat Juga Di Uji, Ujian Untuk Kita Bisakah Kita Membantunya,Dengan Harta Atau Tenaga.

Mendengar Ucapanku Dia Langsung Keluar Rumah Lalu Menyalakan Motor, Dia Bermaksud Mencari Perempuan Yang Dia Ceritakan,
Saat Itu Hujan Deras Namun Tidak Menghalangi Niatnya Mencari Perempuan Itu.

Istrinya Pun Memdukung Niatnya,Bukan Karna Ingin Di Puji Tapi Ia Melakukan Karna Ia Merasa Punya Tenaga Untuk Membantu Sesame Manusia,
Sekitar 1jam Kurang Lebih Dia Muter-Muter Nyari Perempuan Itu Namun Usahanya Tidakberbuat,Wanita Itu Tidak Di Temukan,Iapun Pulang Menuju Rumah Kediamanya,
Semalaman Dia Terus Memikirkan Nasib Perempuan Itu,Ia Merasa Sangat Bersalah Kenapa Ia Tinggalkan Orang Yang Sedang Kesulitan.
Malampun Berlalu Alarm Berbunya Menunjukan Waktu Subuh,Dia Bangunkan Keluarganya Dan Ia Segera Ke Masjid, Usai Solat Ia Berdoa Meminta Kemudahan Ntuk Semua Umat Muslim.
Pukul 06:30 Dia Bersiap Berangkat Kerja,Kebetulan Ia Seorang Sales Produk Yang Kerjanya Keliling Di Lapangan, Takhenti Sepanjang Jalan Ia Menengok Kanan Kiri ,Karna Barang Kali Dia Melihat Wanita Yang Ia Cari,.
Ketika Ia Melewati Jalan Yang Sepi ,Ia Di Kejutkan Dengan Sosok Wnita Yang Mengenakan Baligo/Sepanduk Untukmenutupitubuhnya, Iapun Segera Berhenti Dan Melihat Perempuan Itu, Ternya Perempuan Yang Memakai Sepandukitu Adalah Dina ,Perempuan Yang Ia Cari,
‘’Semalam Hujan Deras Baju Nya Kehujanan,Akhirnya Diamemakai Baligo Yang Biasa Nempel Di Depan Warung,Kebetulan Ada Warung Kosong di Dekat Situ.Itu Penjelasan Si Perempuan Memakai Baligo.
Tak Buang Waktu Ia Segera Membawa Perempuan Itu Ke Rumahnya Dan Di Kenalkan Kepada Istrinya.

Istrinya pun Sangat Sedih Melihat Perempuan Berusia 18 Tahun Yang Mendapat Cobaan Begitu Berat,Iapun Setujun Kepada Pendapat Suaminya Yang Ingin Membantu Perempuan Itu.
Dina Segera Di Mandikan Oleh Istrinya,Lalu Diberi Pakaian Yang Layak,Saat Itu Terlihat Wajah Bahagia Si Perempuan Malang Itu,Karna Ia Merasa Mempunyai Keluarga.

Berjalanya Waktu Dina Pun Mampuh Membaur Dengan Anak Sahabat Saya, Tiap Malam Dia Mendengarkan Istri Sahabat Saya Membaca Al_Quran,Mungkin Hati Si Dina Merasa Tenang Lalu Ia Menanyakan Kaka Baca Apa,? Tanyadina.
‘’Kaka Baca Al-Quran,Jawab Istrisahabat Saya,Kenapa Kamu Ke Ganngu,?
‘’Tidak Ka Malahan Saya Ingin Tau Kenapa Kaka Baca Itu Saya Merasa Tenang,

Akhirnya Di Jelaskan Semuanya.
Dan Akhirnya Si Dina Ingin Masuk Islam,Subhanallah,
Dina Pun Masuk Muslim Dengan Bimbingan Ustad Terdekat Di Sana ,Dan Alhamdulilah Gadis Malang Itu Sekarang Menjadi Santriwati Di Suatu Pondok Di Kota Cianjur.

Demikianlah Kisah Seorang Sahabat Dan Gadis Kupang Malang.

Menolong Orang Tidak Akan Pernah Merugikan Kita,Mari Kita Tingkatkan Dan Mencoba Menanyakan Apa Yang Terjadi Dengan Seseorang Yang Tidak Semeskinya Begitu,

terima kasih sahabat,semoga kisah ini dapat menjadi insfirasi positif untukkita semua,karna hidup ini tak sendiri.

written by:

No comments: